Kamis, 18 April 2013

KADO UNTUK AKTIVIS


Sesosok pemuda biasa datang ke sebuah kampus untuk satu tujuan yang baik. KULIAH…
Bermodalkan tekad dan kemauan keras, yang terngiang dipikirannya hanyalah
“Apapun yang terjadi pokoknya aku harus cepet lulus dengan nilai terbaik. Semua demi bapak dan ibu….”.

Tapi Allah Maha punya rencana. Ditengah perjalanannya, Allah memperkenalkannya dengan sebuah hal yang mungkin masih cukup asing ditelinganya..TARBIYAH...dan bertemu dengan sosok-sosok pemuda yang awalnya dianggap sebagai orang-orang yang tidak punya tujuan yang jelas dikampus. Walaupun ia sendiri sebetulnya menaruh kekaguman akan kesholehan dan semangat mereka.

Hhmm… sehari.. seminggu…sebulan…hingga akhirnya bertahun-tahun ta’aruf dengan Tarbiyah dan Dakwah.. menjawab kebingungan dan pertanyaan terbesarnya dengan ‘sosok-sosok aneh’ yang selama ini ia kenal dan ia coba pahami.

MENGAPA MEREKA SELALU TAMPAK SIBUK???
MENGAPA MEREKA RELA MENGORBANKAN KULIAHNYA UNTUK SEBUAH ORGANISASI, membolos pada jam-jam kuliah yang tidak hanya sekali, tapi berkali-kali...!!!!
BAHKAN ADA BEBERAPA DARI MEREKA YANG SUDAH SEMESTER ATAS YANG SEHARUSNYA SUDAH PANTAS MENYANDANG STATUS WISUDAWAN/WISUDAWATI, tapi itu semua seperti tidak menjadi beban dan menjadi pikiran mereka???
MENGAPA MEREKA RELA MENGORBANKAN HARTA....PIKIRAN....WAKTU ....DAN BAHKAN DIRI MEREKA...???
tidak makan seharian karena tidak ada uang. Kalaupun ada seringkali harus di infaqkan untuk menjalankan roda dakwah. Hingga tak jarang banyak dari mereka yang jatuh sakit.

Kelelahan karena memikirkan agenda dakwah yang akan dijalankan. Ketika telah selesai dengan satu agenda. Tanpa berpikir panjang, dan mungkin tak sempat menghilangkan keletihan fisik maupun kelelahan pikiran dari agenda yang baru selesai,sudah dihadapkan kembali dengan agenda dakwah selanjutnya yang harus segera dipikirkan dan dikonsep sedemikian rupa berharap akan jauh lebih baik dan sukses dari sebelumnya.

APAKAH MEREKA MENDAPAT UPAH DARI MANUSIA untuk itu semua.........???

TIDAK...!!!!

Tapi Allah yang akan membayar mereka. Sesuai dengan janjinya Allah


”Sesungguhnya Allah membeli dari orang-orang mukmin, baik diri maupun harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang dijalan Allah; sehingga mereka membunuh atau terbunuh, (sebagai) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al-qur’an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya selain Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan demikian itulah kemenangan yang agung.”(QS.At-Taubah:111)

Mereka menahan perut melilit, disaat sebgian besar mahasiswa lain menghambur-hamburkan uang hasil keringat orangtuanya

Mereka sibuk mondar-mandir ke sana- ke sini untuk kepentingan suatu agenda dakwah walaupun harus berjalan kaki. Sedangkan disaat yang sama sebagian besar mahasiswa lain sibuk kesana kemari untuk suatu kemaksiatan... berjalan dengan yang bukan muhrimnya.. atau sekedar cuci mata dengan teman-teman sembari menikmati sajian enak yang bisa dinikmati oleh mata dan perut... atau tujuan lainnya yang tidak lain hanya untuk memenuhi nafsunya saja...

”Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurauan, perhiasan dan saling berbangga di antara kamu serta berlomba dalam kekayaan dan anak keturunan, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian (tanaman) itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keRidhoan-Nya. Dan kehidupan dunia tidak lain hanyalah kesenangan yang palsu.” (QS.Al-Hadid:20)

Mereka, para aktifis... berperang dengan hawa nafsunya, menahan godaan HATI dan MATA....DAN HAL ITU BUKAN PERKARA MUDAH...SUNGGUH BUKAN SUATU PERKARA MUDAH...!!! tapi mereka berusaha melawan ujian itu semua demi suatu tujuan...MARDHOTILLAH...ya, keRidhoan Allahlah yang mereka cari

Dan disaat yang sama, BAGAIMANA DENGAN MAHASISWA LAIN PADA UMUMNYA??? SUNGGUH JAUH BERBEDA..!!!
Bergandengan tangan dan berpeluk-pelukkan dengan lawan jenis yang bukan muhrimnya menjadi sajian sehari-hari yang biasa terlihat dihampir setiap sudut kampus dan kota.
Ciuman...menjadi hal biasa, bahkan ana bisa pastikan lebih dari 90 % mereka yang pacaran sebelum menikah sudah sering melakukannya...!
Zina....menjadi pendengaran sehari-hari yang membuat telinga panas

Dan ana ingin katakan
IKHWAFILLAH...SUNGGUH ANA BANGGA DENGAN ANTUM

Apakah perjuangan ’mereka’ Cuma sampai di sana???
TIDAK...!!!

Perjalanan mereka masih sangat panjang dan jauh...hingga banyak pula di antara mereka yang tidak mampu bertahan. Entah karena apa.......
Namun satu hal yang ana pahami... bahwa SELEKSI ALAM itu berlaku

”Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antara kamu, dan belum nyata orang-orang yang sabar.” (QS.Ali-Imran:142)

”Dan sungguh, Kami benar-benar akan menguji kamu sehingga Kami mengetahui orang-orang yang benar-benar berjihad dan bersabar di antara kamu; dan akan Kami uji perihal kamu.”(QS.Muhammad:31)

Dan itu semua memang bukan sekedar ancaman dari Allah. Tetapi menjadi bukti nyata yang telah dirasakan oleh para ’orang-orang aneh’ ini yang ana sebut sebagai aktifis.
Ujian itu datang dari segala arah

Siapa orang terdekat kita??? Siapakah orang yang paling tahu akan sifat-sifat kita??? Siapakah yang selalu mencurahkan kasih sayang dan perhatiannya dari kecil hingga saat ini, baik dalam keadaan suka maupu duka??? Siapakah mereka???
Siapa lagi kalau bukan...KELUARGA

Inilah salah satu yang menjadi ujian terberat dari para aktifis ini. Bahkan sebagian dari mereka yang ’terlepas’ dari AMALAN BESAR ini disebabkan karena kondisi keluarga...
Memang bukan hal yang mudah....
Kata-kata menyakitkan tak jarang keluar dari mulut orang-orang yang amat kita sayangi ini. FITNAH...CELAAN...OCEHAN...datang bertubi-tubi menyerbu para aktifis ini

Mereka mencerca tanpa ada keinginan sedikitpun untuk mau tahu bagaimana kondisi anak-anak mereka yang sedang berjuang ini....???

Terkadang disaat lelah selepas berjuang..,mereka (para aktifis ini), ingin sekali mendapat pelukkan hangat dari keluarganya.
Mereka ingin sekali ditanya.”bagaimana kesehatanmu nak..?”
Atau disaat mereka lelah, ingin sekali mendapat kata-kata motivasi dari keluarganya yang bisa membangkitkan kembali ghiroh mereka yang sedikit pudar..paling tidak, kelelahan fisik dengan seketika akan akan hilang jikalau terdengar ungkapan dari keluarga tercinta..
”Ayo..nak...,kamu harus semangat, kami selalu mendukungmu!”

Hhm..tapi sayangnya itu semua hanya sekedar harapan. Karena kenyataanya tidak semua aktifis ini mendapatkan dukungan sepenuhnya dari keluarga mereka. Walaupn mungkin ada segelintir dari mereka yang bisa merasakan itu. Karenanya bagi yang merasakan itu,SYUKURILAH...akhi..ukhti...antum beruntung

Dan bagaimana perasaan bagi para aktifis yang dijadikan musuh oleh keluarganya sendiri?
SAKIT.?? tentu..!,Sungguh jika bukan karena Allah, siapa yang mampu menahannya...Segala Puji Bagimu ya Rabb

Dan tak jarang pula masalah internal membumbui perjalanan mereka.
Mulai dari Fitnah...Husnuzhon...’Penyakit Hati’....kurang rasa saling memahami dan menghargai...Ego yang tinggi...dan sebagainya...
Inilah pula yang menjadi penyebab lain ’jatuhnya’ beberapa aktifis

Namun inilah perjuangan sesungguhnya bukan...??
Bukankah sesuatu itu BERNILAI karena tidak mudah mendapatkannya??

Dan sekali lagi ana katakan
IKHWAFILLAH...ANA BANGGA DENGAN ANTUM...

Jangan pernah lelah...
Jangan pernah mengeluh...
Biarlah Allah yang menilai segalanya...
Biarkan orang lain mencela...
Bukankah Allah yang paling tahu segalanya tentang kita?

”Dan janganlah kamu (merasa) lemah, dan jangan (pula) bersedih hati, sebab kamu paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang beriman”.(Ali-Imran:139)

Ikhwafillah....
Sungguh,Kalian adalah BARANG LANGKA di zaman seperti sekarang ini
Kalian adalah EMAS di antara endapan pasir-pasir
Kalian adalah BUNGA yang tumbuh kokoh dan tegak di tengah-tengah sampah zaman
Kalian adalah PELANGI yang menghiasi hamparan langit
Kalian adalah BARANG BERHARGA yang simpan oleh pemiliknya di sebuah ETALASE cantik dari kaca terbaik
Agar tak terkena debu-debu kemaksiatan
Agar tak terkena terpaan hujan globalisasi yang kian tak terbendung

Ingatlah....wahai ikhwafillah!
IMAN itu MAHAL...
keISTIQOMAHan itu MAHAL...
dan yang pasti SYURGA itu MAHAL

”Ataukah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) seperti (yang dialami) orang-orang terdahulu sebelum kamu. Mereka ditimpa kemelaratan, penderitaan dan diguncang (dengan berbagai cobaan), sehingga rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya berkata,”Kapankah datang pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat.”(QS.Al-baqarah:214)

bersabarlah...dan tetaplah dengan keistiqomahan dan komitmenmu
Allah pasti telah mempersiapkan yang terbaik untukmu.

”Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu”.(QS.Muhammad:7)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar